
Waspada: 21 Penyakit Yang Sering Diderita Lansia
Seiring bertambahnya usia, tubuh mengalami berbagai perubahan yang dapat meningkatkan risiko terkena berbagai penyakit.
Lansia lebih rentan terhadap gangguan kesehatan karena sistem imun yang melemah dan fungsi organ yang menurun. Berikut adalah 21 penyakit yang sering menyerang lansia serta cara mengatasinya:
1. Hipertensi
Tekanan darah tinggi dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke. Cara mengatasinya adalah dengan menjaga pola makan sehat, rutin berolahraga, dan mengelola stres.
2. Diabetes
Diabetes sering terjadi pada lansia akibat resistensi insulin. Kontrol gula darah dengan pola makan sehat, olahraga teratur, dan obat yang diresepkan dokter.
3. Penyakit Jantung
Lansia berisiko tinggi mengalami penyakit jantung koroner. Pencegahannya adalah dengan mengurangi konsumsi lemak jenuh, berhenti merokok, dan berolahraga.
4. Osteoporosis
Kepadatan tulang berkurang seiring bertambahnya usia. Konsumsi kalsium, vitamin D, dan latihan beban bisa membantu memperkuat tulang.
5. Artritis (Radang Sendi)
Nyeri sendi dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Pengobatan mencakup terapi fisik, obat antiinflamasi, dan olahraga ringan.
6. Stroke
Gangguan kognitif seperti lupa dan kebingungan sering terjadi pada lansia. Pencegahannya adalah dengan menjaga aktivitas otak, pola makan sehat, dan kontrol tekanan darah.
7. Demensia dan Alzheimer
Gangguan kognitif seperti lupa dan kebingungan sering terjadi pada lansia. Pencegahannya adalah dengan menjaga aktivitas otak, pola makan sehat, dan kontrol tekanan darah.
8. Katarak
Gangguan penglihatan akibat lensa mata yang mengabur. Penanganannya melalui operasi katarak.
9. Gangguan Pendengaran
Lansia sering mengalami penurunan pendengaran. Penggunaan alat bantu dengar dapat membantu.
10. Glaukoma
Tekanan tinggi di mata bisa menyebabkan kebutaan. Rutin periksa mata untuk deteksi dini dan pengobatan dengan obat tetes mata.
11. Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK)
Gangguan pernapasan akibat merokok atau polusi. Pengobatan meliputi terapi oksigen dan obat bronkodilator.
12. Asam Urat
Nyeri sendi akibat penumpukan kristal asam urat. Batasi konsumsi makanan tinggi purin seperti jeroan dan alkohol.
13. Insomnia
Gangguan tidur umum pada lansia. Atasi dengan pola tidur teratur dan menghindari kafein sebelum tidur.
14. Depresi
Kesepian dan perubahan hidup bisa memicu depresi. Dukungan keluarga dan terapi psikologis sangat penting.
15. Gagal Ginjal
Kerusakan ginjal bisa disebabkan oleh diabetes atau hipertensi. Pengobatan meliputi diet rendah protein dan cuci darah jika diperlukan.
16. Gangguan Pencernaan
Lansia sering mengalami sembelit dan refluks asam. Konsumsi serat tinggi dan cukup air sangat membantu.
17. Parkinson
Gangguan saraf yang menyebabkan tremor dan kaku otot. Pengobatan dengan obat dan terapi fisik bisa membantu mengontrol gejala.
18. Pneumonia
Infeksi paru-paru yang bisa berakibat fatal. Vaksinasi dan menjaga kebersihan diri bisa membantu pencegahan.
19. Varises
Pembuluh darah membesar akibat lemahnya katup vena. Gunakan kaus kaki kompresi dan hindari berdiri terlalu lama.
20. Hepatitis
Infeksi hati akibat virus atau konsumsi alkohol berlebihan. Pencegahan dengan vaksinasi dan gaya hidup sehat.
21. Gangguan Prostat
Lansia pria sering mengalami pembesaran prostat yang mengganggu buang air kecil. Pengobatan bisa dengan obat atau operasi.
Oleh karena itu, menjaga kesehatan di usia lanjut sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup. Selain itu, Pola makan sehat, olahraga teratur, dan pemeriksaan medis rutin adalah kunci utama untuk mencegah berbagai penyakit ini.
Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter jika mengalami gejala yang mengkhawatirkan.